Tale menjadi salah satu sastra lisan tradisional yang dimiliki masyarakat Kota Sungai Penuh. Sebagai produk budaya, sastra lisan tale pada prinsipnya memiliki karakteristik yang sama dengan sastra lisan daerah lain di Nusantara. Sastra lisan ini berkembang di tengah masyarakat Kota Sungai Penuh sebagai kristalisasi budaya masyarakat yang berproses secara alami. Tale digunakan dalam berbagai aspek kehidupan sosial masyarakat, seperti saat gotong royong, menuai padi di sawah, muda-mudi yang sedang bercinta (bertandang), penampilan hiburan rakyat, acara pelepasan jemaah calon haji, dan berbagai upacara tradisional.


Tale is a kind of traditional verbal literature belonged to Kota Sungai Penuh. As a cultural product, it basically has the same characteristic of verbal literature in other areas around Indonesia. This type of verbal literature has developed among the Kota Sungai Penuh people, as the natural process of crystallisation of society’s culture. Tale is used in many social life aspect of the society, such as in gotong royong (mutual cooperation) events, crop harvesting at the ricefield, visiting lover, public entertainment, the release of Hajj candidate, and various traditional ceremonies.